Strategi Pengembangan dan Promosi Wisata Sulawesi Selatan

 

Strategi Pengembangan dan Promosi Wisata Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan ,adalah satu diantara provinsi di Indonesia, yang terletak di Kawasan Indonesia Bagian Timur, tepatnya dibagian selatan Sulawesi. Ibu kotanya Makassar, yang dahulu disebut Ujungpandang.

Sulawesi Selatan juga sangat dikenal dengan keaneka-ragaman Suku Bangsa antara lain suku : Bugis, Makassar, Mandar, Toraja, Duri, Pattae, dan Konjo serta berbagai bahasa daerah. Bahasa yang umum digunakan adalah Makassar, Bugis, Luwu, Toraja, Mandar, Duri, Konjo, dan Pattae

Walaupun telah ditetapkan 5 kabupaten kota sebagai “Visit South Sulawesi 2012″ yaitu Makassar, Maros, Bulukumba, Wajo dan Tana Toraja, yang sedikitnya 12 kegiatan pariwisata internasional yang akan digelar pada tahun 2012 , namun Sulawesi Selatan mempunyai banyak sekali obyek wisata antara lain Wisata Alam dan bahari, Wisata Sejarah, Wisata Budaya, Wisata Minat Khusus, Wisata Kuliner, Wisata Olah Raga, Wisata Belanja .
Dari sekian banyak Obyek wisata Sulawesi Selatan yang sangat terkenal yaitu Wisata Budaya Tana Toraja di Tana Toraja dan Wisata Minat Khusus “Pembuatan Perahu Pinisi ” yang sangat terkenal , melegenda dan satu-satunya di Dunia berada di Kabupaten Bulukumba , serta Destinasi Wisata Kota Kosmopolitan terlengkap di Makassar yang juga dikenal dengan Kota Angin Mamiri.

Wisata Budaya Tana Toraja

icon tana torajaTana Toraja merupakan objek wisata sulawesi selatan yang terkenal dengan kekayaan budayanya. Merupakan warisan budaya dunia, ribuan tahun yang lalu dan masih dipertahankan sampai sekarang.
Tersebar rumah adat Tongkonan, merupakan icon wisata Tana Toraja, Saat ini masih ditemukan rumah adat yang diperkirakan telah berumur 700 tahun, disebut Tongkonan Tumakke Papa Batu, atapnya terbuat dari batu dan masih berdiri kokohnya. disamping itu terdapat Pekuburan Kuno berusia beribu tahun, pekuburan di Tebing gunung batu, di dalam Gua maupun pekuburan bayi di Pohon, serta Upacara Adat Pemakaman yang sangat khas dan hanya ada di Tana Toraja.

Pembuatan Perahu Pinisi.
Suku Bugis Makassar adalah salah satu pewaris bangsa bahari. Banyak bukti yang menunjukkan kepiawaian mereka menguasai laut dengan perahu layar. Perantauan mereka sudah terkenal sejak beberapa abad lalu. Ditemukannya komunitas orang-orang Bugis Makassar di beberapa kota di Indonesia merupakan bukti perantauan mereka sejak dahulu. Mereka tidak hanya menguasai perairan wilayah nusantara, tetapi sejak beberapa abad lalu juga melanglang buana jauh melampaui batas-batas negara. Banyak bukti yang menunjukkan bahwa sejak dulu pelaut Bugis Makassar telah sampai di Semenanjung Malaka, Singapura, Philipina, Australia Utara, Madagaskar dan sebagainya dengan menggunakan perahu Pinisi. Hingga saat ini, Kabupaten Bulukumba masih dikenal sebagai produsen Perahu Pinisi, dimana para pengrajinnya tetap mempertahankan tradisi dalam pembuatan perahu tersebut, terutama di Keluharan Tana Beru

Makassar , Wisata Kota Kosmopolitan, dikenal juga dengan julukan kota Angin Mammiri adalah Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan . Sebagai Kota Wisata , memiliki banyak obyek wisata yang sangat menarik , pulau-pulau eksotis , pantai yang indah, kesenian yang atraktif, kuliner dengan makanan khas (Coto Makassar , SopKonro, Mi Titi), Sejarah Benteng Ujung Pandang serta Wisata Hiburan “Trans Studio Theme Park yang terbesar di Dunia .
Keungggulan Makassar- sebagai kota wisata karena merupakan pintu gerbang wisata lainnya di Sulawesi, seperti Wisata Budaya Tana Toraja, Wisata Taman Laut Bunaken(Sulut), dan Wisata Taman Nasional Wakatobi dan Wisata situs sejarah Benteng Sultan Buton (Sultra) serta Wisata Taman Nasional Lore Lindu (Sulteng).

Sebagai Pintu gerbang Destinasi Pariwisata di Kawasan Indonesia bagian Timur khususnya di Sulawesi, Makassar dilengkapi fasilitas pariwisata bertaraf internasional seperti Bandara Sultan Hasanuddin (termasuk kebijakan Penerbangan ASEAN Open Sky 2015) , Pelabuhan Laut Soekarno Hatta, Terminal Bus Antar Kabupaten/Kota dan Provinsi serta Hunian sampai hotel berbintang 5.
Hampir semua Kabupaten Kota di Sulawesi Selatan yang berjumlah 24 Kabupaten/ Kota mempunyai Destinasi Pariwisata yang dapat diandalkan baik dari sudut pandang pesona panoramanya yang asri maupun sejarah, latar belakang budaya dan aspek Hiburannya. Walaupun hampir semuanya dapat dijangkau dengan kendaraan laut untuk Wisata bahari di pulau-pulau (sekitar kepulauan spermonde) atau kendaraan darat (roda empat ) pribadi/ rental dimasing2 kabupaten. Hanya saja beberapa prasaranan transport seperti sarana jalan masih kurang memadai dibeberapa tempat.

Walaupun demikian tujuan Wisata dapat dicapai secara optimal dengan cara sebagai berikut

Pengaturan jadual dan jalur wisata yang dikemas dalam satu paket, misalnya :

1 Paket Jalur selatan mencakup petualangan didaerah gersang (Takalar) atau wisata baharinya di Tana Keke, pantai Penggaraman (Jeneponto), Wisata Pantai Pajukukang dengan Petani Rumput laut-nya ( Bantaeng) , Pembuatan Perahu Pinisi , wisata pantai Tanjung bira (Bulukumba) dan taman Nasional .Takabonerate (selayar), Pantai Ujung Kupang, Air terjun 7 tingkat dan Batu Gojeng (Sinjai), Hotel Tanjung Palette dan Gua Purbakalanya (Bone) dan kembali melalui jalur Wisata Wajo dengan danau tempenya dan pembuatan Sarung tenun sutra Sengkang dan Pengembangan Ulat sutranya dilanjutkan ke Wisata kota Kalong dan permandian alamnya (Soppeng), serta ke Wisata Panorama Alam dan Pegunungan , melihat kehidupan kelompok monyet (Cabbenge), Wisata Alam Bantimurung , tebaran Gua purbakala Leang-leang (Maros) – sampai ke Makassar

2. Paket Jalur Utara melalui Maros , Pangkajene kepulauan (Matampa) , Kabupaten Barru (Wisata Pantai Maluse-Tasi), Pare-pare (salah-satu Pelabuhan destinasi Wisata internasional yang menggunakan Kapal Cruise )., Enrekang dengan Gua dan panorama Gunung Buttukabobong-nya yang sangat khas dan mempesona, Tana Toraja dengan wisata Budaya aset dunia dan panoramanya.

3. Semua paket wisata disertai Wisata Kota Makassar “Angin Mamiri” dan sekitarnya termasuk Wisata Bahari di Selat Makassar (Kepulauan Spermonde)

Mengembangkan kualitas maupun kuantitas obyek wisata yang telah ada,  seperti Obyek wisata budaya Tana Toraja yang selama ini dikenal dunia ditambahkan obyek wisata baru “Wisata Alam dan Argo Wisata ” dikawasan Pangopango

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s